Banyak orang menggunakan sistem angka Hindu-Arab untuk menghitung berat atau biaya belanjaan mereka. Kenapa ”Hindu-Arab”? Pasalnya, dasar dari sistem angka modern yang menggunakan bilangan nol sampai sembilan sepertinya dikembangkan di India.
Belakangan, sistem itu dibawa ke Barat oleh para ahli zaman pertengahan yang menuliskannya dalam Bahasa Arab. Salah satu yang paling terkenal bernama Muhammad bin Musa al-Khwarizmi. Majalah Awake terbitan Mei 2015, Khwarizmi lahir sekitar tahun 780 M menyebutkan bahwa mungkin di daerah yang sekarang adalah Uzbekistan. Dia disebut sebagai îpakar matematika Arabî. Kenapa dia bisa mendapat sebutan ini? Al-Khwarizmi menulis cara menggunakan bilangan desimal.
